Rabu, 24 Juni 2015

5 Pelawak Indonesia Terbaik Dan Terlucu

Melawak merupakan suatu usaha untuk membuat orang lain tertawa, atau sekadar membuat orang lain gembira. Caranya bermacam-macam, tergantung si pelawak dan biasanya disesuaikan dengan kondisi orang yang akan dibuat tertawa. Cara yang paling umum adalah dengan mengucapkan lelucon, dengan subjek lelucon orang lain, atau diri sendiri. Cara lainnya adalah dengan tingkah laku yang dibuat-buat hingga dapat terlihat lucu dan pentas ditertawakan di hadapan orang lain. Belakangan ini, lawak menjadi salah satu program utama di beberapa stasiun televisi baik di Indonesia maupun di mancanegara.
Di Indonesia bentuk lawak yang paling terkenal adalah grup lawak, melawak dengan beberapa pelawak yang menggabungkan diri menjadi satu kelompok dan mementaskan suatu cerita lucu. Masing-masing memerankan satu karakter dan kelucuan yang terjadi berasal dari interaksi antar karakter-karakter ini. Beberapa contoh grup lawak seperti ini adalah Srimulat, Warkop DKI dan Patrio.
Di Amerika Serikat yang lebih terkenal adalah standup comedy, di mana seorang pelawak berdiri di depan penonton dan mengucapkan monolog mengenai sesuatu. Jenis lawakan seperti ini lebih bergantung pada cara penyampaian dan isi cerita. Contoh-contoh pelawak standup adalah Robin Williams, Jim Carrey, Jerry Seinfeld, Jeff Foxworthy, dan Eddie Izzard.
Selain itu juga terdapat beberapa kelompok lawak dari Inggris dan Amerika seperti Monty Python dan Marx Brothers.

BERIKUT INI DAFTAR NAMA-NAMA PELAWAK INDONESIA YANG PALING ENTERTAINER :


1. WARKOP DKI

Warkop atau sebelumnya Warkop Prambors, juga kemudian dikenal sebagai Trio DKI adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu (nama asli Nanu Mulyono), Rudy Badil, Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila Jakarta. Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir.

2. Bolot

Bolot (lahir di Bogor, 10 Mei 1942) adalah seorang pelawak dan pemain lenong Betawi. Dalam setiap lawakannya, Bolot berperan sebagai seorang yang bodoh dan hanya dapat mendengar kalau berhubungan dengan wanita atau uang. Hampir disetiap lawakannya Bolot ditemani oleh Malih Tong-Tong. 

3. SULE (Entis Sutisna)


Entis Sutisna atau Sule (lahir di Bandung, Jawa Barat, 15 November 1976; umur 34 tahun)[1] adalah pemeran yang berawal dari Grup Lawak SOS, Audisi Pelawak TPI (API). Sule semakin dikenal via acara Opera Van Java di Trans7 . Karirnya semakin meningkat dengan acaranya sendiri Awass Ada Sule di Global TV yang dibintangi mantan pemain bola voli nasional, Hikmal Abrar. Selain melawak, alumnus STSI Bandung ini dikenal pintar menyanyi. Dia sering menggunakan kata “PRIKITIW” pada lagunya.
4. Kadir dan Doyok

Doyok yang bernama asli Sudarmadji (lahir di SidoarjoJawa Timur17 Agustus 1954; umur 57 tahun) adalah pemeran dan pelawak IndonesiaDOYOK adalah nama sebuah tokoh kartun nyeleneh sebuah koran harian pos-kota Lembergar (lembaran bergambar) asal Indonesia yang terbit setiap hari. Tokoh doyok ini memiliki ciri gigi tonggos dan memakai blangkon dan pakaian adat jawa. Dia enerjik, lucu, kritis, dan nyeleneh serta kadang memiliki sindiran dan cukup mengena. Nah kemudian tokoh Doyok kartun ini menjadi sebuah inspirasi bagi grup lawak Doyok's Group yg terdiri dari Almarhum Mawi (senior) dan Sudarmadji sebagai Doyoknya.
sedangkan Kadir (lahir di LumajangJawa Timur3 September 1951; umur 60 tahun) adalah pemeran dan pelawak Indonesia. Pelawak yang acapkali dalam lawakannnya menggunakan logat Madura ini mengawali karier melawaknya dengan bergabung dengan grup lawak Srimulat. Kemudian, Ia sangat dikenal luas masyarakat melawak bersama Doyok. Bersama Doyok, Ia membintangi beberapa judul film layar lebar nasional. Setelah film nasional meredup, Ia beralih ke dunia sinetron.
Doyok dikenal luas bersama Kadir dalam setiap tampil melawak. Mereka berdua pernah membintangi beberapa judul film layar lebar, setelah era film nasional mengalami era suram, Doyok beralih ke sinetron. Ia juga pernah bermain dalam acara kesenian Ketoprak di stasiun televisi swasta.
Meski han ya beranggotakan 2 orang, tapi jujur saja, grup lawak ini bisa membawakan warna khas dalam melawak. Kekompakan keduanya dalam beradu kata disertai dengan gaya madura si Kadir serta gaya sok keren milik doyok menjadikan grup lawak ini menjadio salah satu grup lawak paling populer di jamanya. di dalam filmnya, mereka banyak menyajikan humor-humor yang berhubungan dengan realita kehidupan masyarakat saat itu.

8. Patrio


Patrio adalah grup lawak Indonesia yang namanya merupakan singkatan dari ketiga anggotanya: Parto, Akri, dan Eko.
Grup ini berdiri pada tanggal berdiri 10 November 1994. Mereka pertama mencapai ketenaran nasional lewat acara televisi Ngelaba di stasiun TPI. Setelah nama mereka populer, masing-masing anggota sering mendapat pekerjaan untuk manggung sendiri-sendiri. Meski demikian, mereka tetap berkomitmen untuk Patrio.
Eksistensi mereka juga diwarnai atas keberhasilan trio pengocok perut ini mempertahankan “Ngelaba” sebagai top program komedi selama 13 tahun. Atas prestasi ini MURI (Museum Rekor Indonesia) memasukkan nama Patrio dalam buku rekornya. Itu tadi 5 pelawak Indonesia terbaik dan terlucu.

0 komentar:

Posting Komentar